Perjalanan karier seorang musisi tak selalu berjalan mulus, namun kreativitas sering menjadi kunci untuk tetap bertahan. Hal inilah yang dilakukan oleh Aris Runtuwene, mantan kontestan ajang pencarian bakat Indonesian Idol, yang kini aktif mengamen sambil memanfaatkan platform digital untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
Aris mengungkapkan bahwa dirinya kerap tampil di berbagai lokasi terbuka seperti pantai hingga perbukitan. Dengan suasana alam yang menarik, penampilannya tidak hanya dinikmati oleh orang-orang di sekitar, tetapi juga oleh penonton di media sosial, khususnya melalui aplikasi TikTok.
Melalui siaran langsung (live streaming), Aris berhasil menarik perhatian banyak pengguna TikTok. Penonton yang menikmati penampilannya sering memberikan “saweran” atau gift virtual yang kemudian dapat dikonversi menjadi penghasilan. Ia mengaku bahwa pemasukan dari aktivitas ini cukup membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana perubahan teknologi telah membuka peluang baru bagi para seniman. Jika sebelumnya penghasilan musisi bergantung pada panggung besar atau rekaman, kini platform digital memberikan ruang yang lebih luas untuk berkarya dan berinteraksi langsung dengan audiens.
Aris juga menilai bahwa konsep tampil di alam terbuka memberikan pengalaman berbeda, baik bagi dirinya maupun penonton. Keindahan latar belakang seperti pantai dan bukit menjadi daya tarik tersendiri yang membuat kontennya lebih menarik dan autentik.
Meski demikian, ia tetap menghadapi tantangan, seperti kondisi cuaca, keterbatasan peralatan, hingga koneksi internet yang tidak selalu stabil di lokasi-lokasi tertentu. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berkarya.
Kisah Aris menjadi inspirasi bagi banyak musisi lain untuk tidak berhenti berkreasi, meskipun menghadapi perubahan industri. Dengan memanfaatkan teknologi dan kreativitas, peluang tetap terbuka bagi siapa saja yang ingin terus berkarya.
Perjalanan ini sekaligus menunjukkan bahwa dunia hiburan kini semakin dinamis. Perpaduan antara bakat, inovasi, dan pemanfaatan platform digital menjadi kunci untuk bertahan dan berkembang di era modern.